Kota Lagi Bercerita Podcast – Bicara Tentang Kota

Bolehkah Kita Bicara Kota?

Peran Kota sebagai pusat kegiatan menjadi semakin penting. Kota berperan dalam menyumbang 80% perekonomian dunia dan diproyeksikan akan menampung hampir dua per tiga penduduk dunia pada tahun 2050. Namun kota tidak hanya berupa tempat dimana uang berputar dan orang bermukim, tetapi juga merupakan wadah bertemunya berbagai macam budaya, harapan, dan kepentingan dari manusia.

Penting bagi kota untuk mampu memberikan kesempatan dan dukungan hidup bagi setiap penduduknya, karena pada akhirnya semua bertumpu pada kota untuk penghidupan mereka – baik secara langsung maupun tidak. Narasi ini kerap disebut dalam jargon Cities for All atau Kota untuk Semua, yang juga digaungkan dengan keras dalam New Urban Agenda dan menjadi salah satu poin dari tujuan SDGs.

Namun kenyataannya, masih banyak upaya gatekeepingakan akses terhadap fasilitas kota: taman kota yang dipagari, alun-alun yang tidak boleh dipakai ngumpul-ngumpul, bahkan transportasi umum yang dihalangi masuk ke rute tertentu. Tidak hanya secara fisik, bahkan berbicara mengenai kota pun dirasa tidak berhak. Mengeluh tidak boleh, berpendapat malah dibilang tidak berilmu. Apakah hanya yang pintar dan mengerti tata kota dan pemerintahan saja yang boleh mengutarakan argumen tentang kota? Atau hanya yang punya follower enam digit saja yang boleh menilai sebagus apa kota kita? Lalu sebenarnya siapa yang boleh bicara tentang kota?

Default image
ruangwaktuknowledge
Articles: 35

Tinggalkan Balasan

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: